Data Desa - ai mual

Data Desa Ai Mual

Selamat Datang di Halaman DESA Ai Mual - Kecamatan Lantung - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Ai Mual

Profil Desa Ai Mual

Nama Desa/Kel AI MUAL
Kode Desa 5204290001
Kecamatan Lantung
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.7534728, 117.5240843
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 683
Website https://desa-aimual.sumbawakab.go.id
Ringkasan Kependudukan
Total
683
Laki-laki
350
Perempuan
333
Sex Ratio
105.11

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 1 | Produktif: 553 | Lansia: 129

Pendidikan:
Rendah: 167 | Menengah: 376 | Tinggi: 127

Pekerjaan:
Petani: 335 | Nelayan: 0 | Buruh: 0
Karyawan: 10 | Pedagang: 3 | Wiraswasta: 0
PNS: 15 | Belum Bekerja: 156

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 683 jiwa, terdiri dari 350 laki-laki dan 333 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 105.11. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (81.0%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.1% dan lansia sebesar 18.9%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 19.0% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (56.1%) yang menunjukkan perkembangan cukup baik. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (92.3%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.