Data Desa - berora

Data Desa Berora

Selamat Datang di Halaman DESA Berora - Kecamatan Lopok - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Berora

Profil Desa Berora

Nama Desa/Kel BERORA
Kode Desa 5204260002
Kecamatan Lopok
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.6421540, 117.5760580
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 3,302
Website -
Ringkasan Kependudukan
Total
3,302
Laki-laki
1,662
Perempuan
1,640
Sex Ratio
101.34

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 2 | Produktif: 2,631 | Lansia: 669

Pendidikan:
Rendah: 907 | Menengah: 1,692 | Tinggi: 643

Pekerjaan:
Petani: 1,493 | Nelayan: 0 | Buruh: 0
Karyawan: 78 | Pedagang: 20 | Wiraswasta: 1
PNS: 67 | Belum Bekerja: 629

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 3,302 jiwa, terdiri dari 1,662 laki-laki dan 1,640 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 101.34. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (79.7%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.1% dan lansia sebesar 20.3%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 20.3% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (52.2%) yang menunjukkan perkembangan cukup baik. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (90.0%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.