Data Desa - dete

Data Desa Dete

Selamat Datang di Halaman DESA Dete - Kecamatan Lape - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Dete

Profil Desa Dete

Nama Desa/Kel DETE
Kode Desa 5204120003
Kecamatan Lape
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 4,744
Website https://desa-dete.sumbawakab.go.id
Ringkasan Kependudukan
Total
4,744
Laki-laki
2,348
Perempuan
2,396
Sex Ratio
98.00

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 4 | Produktif: 3,823 | Lansia: 917

Pendidikan:
Rendah: 1,423 | Menengah: 2,232 | Tinggi: 928

Pekerjaan:
Petani: 1,745 | Nelayan: 0 | Buruh: 9
Karyawan: 161 | Pedagang: 18 | Wiraswasta: 4
PNS: 105 | Belum Bekerja: 1,377

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 4,744 jiwa, terdiri dari 2,348 laki-laki dan 2,396 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 98.00. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (80.6%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.1% dan lansia sebesar 19.3%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 19.4% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (48.7%) yang menunjukkan perkembangan cukup baik. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (85.5%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.