Data Desa - kelawis

Data Desa Kelawis

Selamat Datang di Halaman DESA Kelawis - Kecamatan Orong Telu - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Kelawis

Profil Desa Kelawis

Nama Desa/Kel KELAWIS
Kode Desa 5204280002
Kecamatan Orong Telu
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.7694250, 117.1791920
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 656
Website https://desa-kelawis.sumbawakab.go.id/
Ringkasan Kependudukan
Total
656
Laki-laki
354
Perempuan
302
Sex Ratio
117.22

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 0 | Produktif: 536 | Lansia: 120

Pendidikan:
Rendah: 197 | Menengah: 385 | Tinggi: 63

Pekerjaan:
Petani: 276 | Nelayan: 0 | Buruh: 0
Karyawan: 13 | Pedagang: 0 | Wiraswasta: 0
PNS: 13 | Belum Bekerja: 198

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 656 jiwa, terdiri dari 354 laki-laki dan 302 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 117.22. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (81.7%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.0% dan lansia sebesar 18.3%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 18.3% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (59.7%) yang menunjukkan perkembangan cukup baik. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (91.4%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.