Data Desa - labuhan badas

Data Desa Labuhan Badas

Selamat Datang di Halaman DESA Labuhan Badas - Kecamatan Labuhan Badas - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Labuhan Badas

Profil Desa Labuhan Badas

Nama Desa/Kel LABUHAN BADAS
Kode Desa 5204182001
Kecamatan Labuhan Badas
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.4496033, 117.3292777
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 4,950
Website -
Ringkasan Kependudukan
Total
4,950
Laki-laki
2,537
Perempuan
2,413
Sex Ratio
105.14

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 7 | Produktif: 4,243 | Lansia: 700

Pendidikan:
Rendah: 1,994 | Menengah: 2,334 | Tinggi: 604

Pekerjaan:
Petani: 1,369 | Nelayan: 26 | Buruh: 45
Karyawan: 164 | Pedagang: 44 | Wiraswasta: 4
PNS: 23 | Belum Bekerja: 1,325

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 4,950 jiwa, terdiri dari 2,537 laki-laki dan 2,413 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 105.14. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (85.7%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.1% dan lansia sebesar 14.1%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 14.3% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (47.3%) yang menunjukkan perkembangan cukup baik. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (83.3%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.