Data Desa - labuhan jambu

Data Desa Labuhan Jambu

Selamat Datang di Halaman DESA Labuhan Jambu - Kecamatan Tarano - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Labuhan Jambu

Profil Desa Labuhan Jambu

Nama Desa/Kel LABUHAN JAMBU
Kode Desa 5204250005
Kecamatan Tarano
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 3,234
Website -
Ringkasan Kependudukan
Total
3,234
Laki-laki
1,622
Perempuan
1,612
Sex Ratio
100.62

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 1 | Produktif: 2,766 | Lansia: 467

Pendidikan:
Rendah: 1,152 | Menengah: 1,546 | Tinggi: 474

Pekerjaan:
Petani: 392 | Nelayan: 0 | Buruh: 0
Karyawan: 53 | Pedagang: 29 | Wiraswasta: 2
PNS: 34 | Belum Bekerja: 900

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 3,234 jiwa, terdiri dari 1,622 laki-laki dan 1,612 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 100.62. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (85.5%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.0% dan lansia sebesar 14.4%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 14.5% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (48.7%) yang menunjukkan perkembangan cukup baik. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (76.9%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.