Data Desa - lantung

Data Desa Lantung

Selamat Datang di Halaman DESA Lantung - Kecamatan Lantung - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Lantung

Profil Desa Lantung

Nama Desa/Kel LANTUNG
Kode Desa 5204290002
Kecamatan Lantung
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.7728181, 117.5156446
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 1,158
Website -
Ringkasan Kependudukan
Total
1,158
Laki-laki
560
Perempuan
598
Sex Ratio
93.65

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 3 | Produktif: 907 | Lansia: 248

Pendidikan:
Rendah: 315 | Menengah: 679 | Tinggi: 159

Pekerjaan:
Petani: 513 | Nelayan: 0 | Buruh: 1
Karyawan: 9 | Pedagang: 5 | Wiraswasta: 0
PNS: 14 | Belum Bekerja: 369

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 1,158 jiwa, terdiri dari 560 laki-laki dan 598 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 93.65. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (78.3%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.3% dan lansia sebesar 21.4%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 21.7% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (58.9%) yang menunjukkan perkembangan cukup baik. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (94.6%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.