Data Desa - leseng

Data Desa Leseng

Selamat Datang di Halaman DESA Leseng - Kecamatan Moyo Hulu - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Leseng

Profil Desa Leseng

Nama Desa/Kel LESENG
Kode Desa 5204100008
Kecamatan Moyo Hulu
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.5847470, 117.4530920
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 2,957
Website https://leseng.digitaldesa.id/
Ringkasan Kependudukan
Total
2,957
Laki-laki
1,454
Perempuan
1,503
Sex Ratio
96.74

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 3 | Produktif: 2,457 | Lansia: 497

Pendidikan:
Rendah: 717 | Menengah: 1,916 | Tinggi: 306

Pekerjaan:
Petani: 1,439 | Nelayan: 0 | Buruh: 0
Karyawan: 60 | Pedagang: 3 | Wiraswasta: 0
PNS: 18 | Belum Bekerja: 676

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 2,957 jiwa, terdiri dari 1,454 laki-laki dan 1,503 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 96.74. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (83.1%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.1% dan lansia sebesar 16.8%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 16.9% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (65.2%) yang menunjukkan perkembangan cukup baik. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (94.7%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.