Data Desa - lito

Data Desa Lito

Selamat Datang di Halaman DESA Lito - Kecamatan Moyo Hulu - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Lito

Profil Desa Lito

Nama Desa/Kel LITO
Kode Desa 5204100009
Kecamatan Moyo Hulu
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.6695000, 117.4989500
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 1,891
Website https://desa-lito.sumbawakab.go.id/
Ringkasan Kependudukan
Total
1,891
Laki-laki
934
Perempuan
957
Sex Ratio
97.60

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 1 | Produktif: 1,472 | Lansia: 418

Pendidikan:
Rendah: 443 | Menengah: 1,227 | Tinggi: 208

Pekerjaan:
Petani: 845 | Nelayan: 0 | Buruh: 0
Karyawan: 8 | Pedagang: 4 | Wiraswasta: 0
PNS: 14 | Belum Bekerja: 420

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 1,891 jiwa, terdiri dari 934 laki-laki dan 957 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 97.60. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (77.8%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.1% dan lansia sebesar 22.1%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 22.2% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (65.3%) yang menunjukkan perkembangan cukup baik. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (97.0%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.