Data Desa - marente

Data Desa Marente

Selamat Datang di Halaman DESA Marente - Kecamatan Alas - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Marente

Profil Desa Marente

Nama Desa/Kel MARENTE
Kode Desa 5204050007
Kecamatan Alas
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.5465140, 117.0180230
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 3,087
Website https://marente.desasmart.online/
Ringkasan Kependudukan
Total
3,087
Laki-laki
1,498
Perempuan
1,589
Sex Ratio
94.27

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 0 | Produktif: 2,593 | Lansia: 494

Pendidikan:
Rendah: 875 | Menengah: 1,933 | Tinggi: 262

Pekerjaan:
Petani: 1,024 | Nelayan: 0 | Buruh: 2
Karyawan: 29 | Pedagang: 8 | Wiraswasta: 4
PNS: 9 | Belum Bekerja: 714

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 3,087 jiwa, terdiri dari 1,498 laki-laki dan 1,589 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 94.27. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (84.0%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.0% dan lansia sebesar 16.0%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 16.0% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (63.0%) yang menunjukkan perkembangan cukup baik. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (95.2%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.