Data Desa - pemasar

Data Desa Pemasar

Selamat Datang di Halaman DESA Pemasar - Kecamatan Maronge - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Pemasar

Profil Desa Pemasar

Nama Desa/Kel PEMASAR
Kode Desa 5204240003
Kecamatan Maronge
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.6556115, 117.6741017
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 1,981
Website -
Ringkasan Kependudukan
Total
1,981
Laki-laki
983
Perempuan
998
Sex Ratio
98.50

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 0 | Produktif: 1,635 | Lansia: 346

Pendidikan:
Rendah: 574 | Menengah: 1,180 | Tinggi: 209

Pekerjaan:
Petani: 1,055 | Nelayan: 0 | Buruh: 0
Karyawan: 11 | Pedagang: 2 | Wiraswasta: 0
PNS: 11 | Belum Bekerja: 484

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 1,981 jiwa, terdiri dari 983 laki-laki dan 998 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 98.50. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (82.5%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.0% dan lansia sebesar 17.5%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 17.5% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (60.1%) yang menunjukkan perkembangan cukup baik. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (97.8%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.