Data Desa - serading

Data Desa Serading

Selamat Datang di Halaman DESA Serading - Kecamatan Moyo Hilir - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Serading

Profil Desa Serading

Nama Desa/Kel SERADING
Kode Desa 5204092010
Kecamatan Moyo Hilir
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.5477810, 117.4845460
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 4,542
Website https://desa-serading.sumbawakab.go.id/
Ringkasan Kependudukan
Total
4,542
Laki-laki
2,269
Perempuan
2,273
Sex Ratio
99.82

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 7 | Produktif: 3,801 | Lansia: 734

Pendidikan:
Rendah: 1,222 | Menengah: 2,874 | Tinggi: 425

Pekerjaan:
Petani: 2,335 | Nelayan: 0 | Buruh: 0
Karyawan: 88 | Pedagang: 0 | Wiraswasta: 0
PNS: 48 | Belum Bekerja: 1,105

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 4,542 jiwa, terdiri dari 2,269 laki-laki dan 2,273 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 99.82. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (83.7%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.2% dan lansia sebesar 16.2%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 16.3% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (63.6%) yang menunjukkan perkembangan cukup baik. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (94.5%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.