Data Desa - uma beringin

Data Desa Uma Beringin

Selamat Datang di Halaman DESA Uma Beringin - Kecamatan Unter Iwes - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Uma Beringin

Profil Desa Uma Beringin

Nama Desa/Kel UMA BERINGIN
Kode Desa 5204222007
Kecamatan Unter Iwes
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.4998410, 117.4125010
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 2,857
Website https://desa-umaberingin.sumbawakab.go.id/
Ringkasan Kependudukan
Total
2,857
Laki-laki
1,454
Perempuan
1,403
Sex Ratio
103.64

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 9 | Produktif: 2,442 | Lansia: 406

Pendidikan:
Rendah: 930 | Menengah: 1,008 | Tinggi: 731

Pekerjaan:
Petani: 336 | Nelayan: 0 | Buruh: 6
Karyawan: 144 | Pedagang: 15 | Wiraswasta: 4
PNS: 144 | Belum Bekerja: 843

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 2,857 jiwa, terdiri dari 1,454 laki-laki dan 1,403 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 103.64. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (85.5%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.3% dan lansia sebesar 14.2%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 14.5% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (37.8%) yang menunjukkan perkembangan cukup baik. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (51.8%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.