Data Desa - uma sima

Data Kelurahan Uma Sima

Selamat Datang di Halaman KELURAHAN Uma Sima - Kecamatan Sumbawa - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Kelurahan Uma Sima

Profil Kelurahan Uma Sima

Nama Desa/Kel UMA SIMA
Kode Desa 5204081008
Kecamatan Sumbawa
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.4938790, 117.4239830
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 6,657
Website https://kel-umasima.sumbawakab.go.id/
Ringkasan Kependudukan
Total
6,657
Laki-laki
3,349
Perempuan
3,308
Sex Ratio
101.24

Struktur Umur:
Balita: 2 | Anak: 1,105 | Produktif: 4,930 | Lansia: 620

Pendidikan:
Rendah: 2,303 | Menengah: 1,746 | Tinggi: 2,083

Pekerjaan:
Petani: 133 | Nelayan: 1 | Buruh: 130
Karyawan: 614 | Pedagang: 55 | Wiraswasta: 41
PNS: 235 | Belum Bekerja: 1,709

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah kelurahan, jumlah penduduk tercatat sebanyak 6,657 jiwa, terdiri dari 3,349 laki-laki dan 3,308 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 101.24. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (74.1%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 16.6% dan lansia sebesar 9.3%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 25.9% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan rendah (37.6%) yang masih perlu peningkatan kualitas SDM. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor non-pertanian (88.9%) seperti jasa, perdagangan, dan pemerintahan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai kelurahan, aktivitas masyarakat cenderung didominasi sektor jasa, perdagangan, dan layanan publik dengan mobilitas tinggi serta ketergantungan pada sektor formal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.