Data Desa - batu bangka

Data Desa Batu Bangka

Selamat Datang di Halaman DESA Batu Bangka - Kecamatan Moyo Hilir - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Batu Bangka

Profil Desa Batu Bangka

Nama Desa/Kel BATU BANGKA
Kode Desa 5204092001
Kecamatan Moyo Hilir
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.4885750, 117.5178420
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 2,503
Website https://desa-batubangka.sumbawakab.go.id
Ringkasan Kependudukan
Total
2,503
Laki-laki
1,227
Perempuan
1,276
Sex Ratio
96.16

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 1 | Produktif: 2,103 | Lansia: 399

Pendidikan:
Rendah: 673 | Menengah: 1,653 | Tinggi: 164

Pekerjaan:
Petani: 1,263 | Nelayan: 224 | Buruh: 2
Karyawan: 18 | Pedagang: 0 | Wiraswasta: 0
PNS: 10 | Belum Bekerja: 567

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 2,503 jiwa, terdiri dari 1,227 laki-laki dan 1,276 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 96.16. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (84.0%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.0% dan lansia sebesar 15.9%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 16.0% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (66.4%) yang menunjukkan perkembangan cukup baik. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (98.0%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.