Data Desa - batu dulang

Data Desa Batu Dulang

Selamat Datang di Halaman DESA Batu Dulang - Kecamatan Batulanteh - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Batu Dulang

Profil Desa Batu Dulang

Nama Desa/Kel BATU DULANG
Kode Desa 5204072002
Kecamatan Batulanteh
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.5878410, 117.2812870
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 1,008
Website -
Ringkasan Kependudukan
Total
1,008
Laki-laki
504
Perempuan
504
Sex Ratio
100.00

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 2 | Produktif: 873 | Lansia: 133

Pendidikan:
Rendah: 352 | Menengah: 579 | Tinggi: 70

Pekerjaan:
Petani: 462 | Nelayan: 0 | Buruh: 0
Karyawan: 7 | Pedagang: 6 | Wiraswasta: 0
PNS: 4 | Belum Bekerja: 228

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 1,008 jiwa, terdiri dari 504 laki-laki dan 504 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 100.00. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (86.6%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.2% dan lansia sebesar 13.2%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 13.4% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (57.8%) yang menunjukkan perkembangan cukup baik. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (96.5%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.