Data Desa - batu rotok

Data Desa Batu Rotok

Selamat Datang di Halaman DESA Batu Rotok - Kecamatan Batulanteh - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Batu Rotok

Profil Desa Batu Rotok

Nama Desa/Kel BATU ROTOK
Kode Desa 5204072003
Kecamatan Batulanteh
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.6653660, 117.1473830
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 4,447
Website -
Ringkasan Kependudukan
Total
4,447
Laki-laki
2,357
Perempuan
2,090
Sex Ratio
112.78

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 2 | Produktif: 3,727 | Lansia: 717

Pendidikan:
Rendah: 1,599 | Menengah: 2,420 | Tinggi: 376

Pekerjaan:
Petani: 1,507 | Nelayan: 0 | Buruh: 0
Karyawan: 52 | Pedagang: 6 | Wiraswasta: 1
PNS: 49 | Belum Bekerja: 709

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 4,447 jiwa, terdiri dari 2,357 laki-laki dan 2,090 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 112.78. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (83.8%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.0% dan lansia sebesar 16.1%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 16.2% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (55.1%) yang menunjukkan perkembangan cukup baik. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (93.3%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.