Data Desa - brang biji

Data Kelurahan Brang Biji

Selamat Datang di Halaman KELURAHAN Brang Biji - Kecamatan Sumbawa - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Kelurahan Brang Biji

Profil Kelurahan Brang Biji

Nama Desa/Kel BRANG BIJI
Kode Desa 5204081007
Kecamatan Sumbawa
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.4811693, 117.4141395
Kode Pos 84316
Alamat Kantor Jl. Cendrawasih No. 132 (GOR Mampis Rungan)
Telepon (0371) 22697
Email brangbiji@gmail.com
Kepala Desa/Lurah MUHAMMAD CHATUR SAPUTRA, S.STP
Jumlah Penduduk 14,170
Website https://kel-brangbiji.sumbawakab.go.id/
Ringkasan Kependudukan
Total
14,170
Laki-laki
7,092
Perempuan
7,078
Sex Ratio
100.20

Struktur Umur:
Balita: 2 | Anak: 2,194 | Produktif: 10,652 | Lansia: 1,322

Pendidikan:
Rendah: 4,809 | Menengah: 4,011 | Tinggi: 4,112

Pekerjaan:
Petani: 488 | Nelayan: 4 | Buruh: 334
Karyawan: 1,040 | Pedagang: 105 | Wiraswasta: 47
PNS: 723 | Belum Bekerja: 3,629

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah kelurahan, jumlah penduduk tercatat sebanyak 14,170 jiwa, terdiri dari 7,092 laki-laki dan 7,078 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 100.20. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (75.2%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 15.5% dan lansia sebesar 9.3%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 24.8% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan rendah (37.2%) yang masih perlu peningkatan kualitas SDM. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor non-pertanian (82.1%) seperti jasa, perdagangan, dan pemerintahan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai kelurahan, aktivitas masyarakat cenderung didominasi sektor jasa, perdagangan, dan layanan publik dengan mobilitas tinggi serta ketergantungan pada sektor formal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.