Berdasarkan data tingkat pendidikan, total penduduk yang terdata sebanyak 1,003 jiwa. Jenjang pendidikan paling dominan adalah SLTA / SEDERAJAT dengan proporsi sekitar 24.5% dari total penduduk. Struktur pendidikan relatif beragam tanpa dominasi ekstrem pada satu jenjang tertentu. Hal ini menunjukkan adanya indikasi peningkatan kualitas SDM yang mendukung pembangunan berbasis pengetahuan dan teknologi. Sebagai wilayah desa, peningkatan pendidikan masih sangat dipengaruhi oleh akses fasilitas pendidikan dan kondisi ekonomi masyarakat.