Data Desa - empang bawa

Data Desa Empang Bawa

Selamat Datang di Halaman DESA Empang Bawa - Kecamatan Empang - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Empang Bawa

Profil Desa Empang Bawa

Nama Desa/Kel EMPANG BAWA
Kode Desa 5204140007
Kecamatan Empang
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.7673140, 118.0041860
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 4,323
Website https://desa-empangbawa.sumbawakab.go.id/
Ringkasan Kependudukan
Total
4,323
Laki-laki
2,195
Perempuan
2,128
Sex Ratio
103.15

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 5 | Produktif: 3,384 | Lansia: 934

Pendidikan:
Rendah: 1,105 | Menengah: 1,813 | Tinggi: 1,268

Pekerjaan:
Petani: 1,229 | Nelayan: 6 | Buruh: 6
Karyawan: 251 | Pedagang: 115 | Wiraswasta: 4
PNS: 112 | Belum Bekerja: 1,217

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 4,323 jiwa, terdiri dari 2,195 laki-laki dan 2,128 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 103.15. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (78.3%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.1% dan lansia sebesar 21.6%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 21.7% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (43.3%) yang menunjukkan perkembangan cukup baik. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (71.7%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.