Data Desa - jotang beru

Data Desa Jotang Beru

Selamat Datang di Halaman DESA Jotang Beru - Kecamatan Empang - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Jotang Beru

Profil Desa Jotang Beru

Nama Desa/Kel JOTANG BERU
Kode Desa 5204140015
Kecamatan Empang
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.7723670, 118.0097700
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 605
Website https://desa-jotangberu.sumbawakab.go.id/
Ringkasan Kependudukan
Total
605
Laki-laki
294
Perempuan
311
Sex Ratio
94.53

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 1 | Produktif: 522 | Lansia: 82

Pendidikan:
Rendah: 177 | Menengah: 265 | Tinggi: 130

Pekerjaan:
Petani: 303 | Nelayan: 0 | Buruh: 0
Karyawan: 14 | Pedagang: 1 | Wiraswasta: 0
PNS: 14 | Belum Bekerja: 93

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 605 jiwa, terdiri dari 294 laki-laki dan 311 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 94.53. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (86.3%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.2% dan lansia sebesar 13.6%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 13.7% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (46.3%) yang menunjukkan perkembangan cukup baik. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (91.3%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.