Data Desa - labuhan bontong

Data Desa Labuhan Bontong

Selamat Datang di Halaman DESA Labuhan Bontong - Kecamatan Tarano - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Labuhan Bontong

Profil Desa Labuhan Bontong

Nama Desa/Kel LABUHAN BONTONG
Kode Desa 5204250004
Kecamatan Tarano
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 2,291
Website -
Ringkasan Kependudukan
Total
2,291
Laki-laki
1,146
Perempuan
1,145
Sex Ratio
100.09

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 0 | Produktif: 1,943 | Lansia: 348

Pendidikan:
Rendah: 706 | Menengah: 1,049 | Tinggi: 489

Pekerjaan:
Petani: 500 | Nelayan: 0 | Buruh: 3
Karyawan: 68 | Pedagang: 5 | Wiraswasta: 0
PNS: 33 | Belum Bekerja: 672

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 2,291 jiwa, terdiri dari 1,146 laki-laki dan 1,145 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 100.09. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (84.8%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.0% dan lansia sebesar 15.2%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 15.2% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (46.7%) yang menunjukkan perkembangan cukup baik. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (82.1%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.