Data Desa - labuhan sangoro

Data Desa Labuhan Sangoro

Selamat Datang di Halaman DESA Labuhan Sangoro - Kecamatan Maronge - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Labuhan Sangoro

Profil Desa Labuhan Sangoro

Nama Desa/Kel LABUHAN SANGORO
Kode Desa 5204240004
Kecamatan Maronge
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.6166818, 117.7514478
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 1,733
Website -
Ringkasan Kependudukan
Total
1,733
Laki-laki
890
Perempuan
843
Sex Ratio
105.58

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 2 | Produktif: 1,476 | Lansia: 255

Pendidikan:
Rendah: 555 | Menengah: 1,055 | Tinggi: 117

Pekerjaan:
Petani: 61 | Nelayan: 208 | Buruh: 0
Karyawan: 9 | Pedagang: 8 | Wiraswasta: 2
PNS: 9 | Belum Bekerja: 515

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 1,733 jiwa, terdiri dari 890 laki-laki dan 843 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 105.58. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (85.2%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.1% dan lansia sebesar 14.7%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 14.8% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (61.1%) yang menunjukkan perkembangan cukup baik. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (90.6%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah pesisir yang sangat kuat, dengan dominasi aktivitas perikanan dan kelautan sebagai sumber utama mata pencaharian masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.