Data Desa - mama

Data Desa Mama

Selamat Datang di Halaman DESA Mama - Kecamatan Lopok - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Mama

Profil Desa Mama

Nama Desa/Kel MAMA
Kode Desa 5204260006
Kecamatan Lopok
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.6784180, 117.5752650
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 2,456
Website https://mama.desa.id
Ringkasan Kependudukan
Total
2,456
Laki-laki
1,215
Perempuan
1,241
Sex Ratio
97.90

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 2 | Produktif: 1,973 | Lansia: 481

Pendidikan:
Rendah: 722 | Menengah: 1,279 | Tinggi: 412

Pekerjaan:
Petani: 1,178 | Nelayan: 0 | Buruh: 0
Karyawan: 65 | Pedagang: 7 | Wiraswasta: 1
PNS: 40 | Belum Bekerja: 544

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 2,456 jiwa, terdiri dari 1,215 laki-laki dan 1,241 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 97.90. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (80.3%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.1% dan lansia sebesar 19.6%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 19.7% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (53.0%) yang menunjukkan perkembangan cukup baik. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (91.2%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.