Data Desa - mapin rea

Data Desa Mapin Rea

Selamat Datang di Halaman DESA Mapin Rea - Kecamatan Alas Barat - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Mapin Rea

Profil Desa Mapin Rea

Nama Desa/Kel MAPIN REA
Kode Desa 5204170007
Kecamatan Alas Barat
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.5588622, 116.9475781
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 3,410
Website -
Ringkasan Kependudukan
Total
3,410
Laki-laki
1,696
Perempuan
1,714
Sex Ratio
98.95

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 1 | Produktif: 2,685 | Lansia: 724

Pendidikan:
Rendah: 756 | Menengah: 1,826 | Tinggi: 773

Pekerjaan:
Petani: 1,193 | Nelayan: 0 | Buruh: 2
Karyawan: 103 | Pedagang: 9 | Wiraswasta: 6
PNS: 58 | Belum Bekerja: 1,065

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 3,410 jiwa, terdiri dari 1,696 laki-laki dan 1,714 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 98.95. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (78.7%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.0% dan lansia sebesar 21.2%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 21.3% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (54.4%) yang menunjukkan perkembangan cukup baik. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (87.0%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.