Berdasarkan data tingkat pendidikan, total penduduk yang terdata sebanyak 1,329 jiwa. Jenjang pendidikan paling dominan adalah TAMAT SD / SEDERAJAT dengan proporsi sekitar 54.9% dari total penduduk. Sebagian besar penduduk masih berada pada tingkat pendidikan dasar sehingga peningkatan akses dan kualitas pendidikan dasar menjadi prioritas utama pembangunan SDM. Perlu peningkatan akses pendidikan tinggi dan pelatihan vokasi untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal. Sebagai wilayah desa, peningkatan pendidikan masih sangat dipengaruhi oleh akses fasilitas pendidikan dan kondisi ekonomi masyarakat.