Data Desa - pungka

Data Desa Pungka

Selamat Datang di Halaman DESA Pungka - Kecamatan Unter Iwes - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Pungka

Profil Desa Pungka

Nama Desa/Kel PUNGKA
Kode Desa 5204222006
Kecamatan Unter Iwes
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.5204370, 117.4210350
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 1,655
Website https://desa-pungka.sumbawakab.go.id/
Ringkasan Kependudukan
Total
1,655
Laki-laki
836
Perempuan
819
Sex Ratio
102.08

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 4 | Produktif: 1,355 | Lansia: 296

Pendidikan:
Rendah: 533 | Menengah: 691 | Tinggi: 407

Pekerjaan:
Petani: 307 | Nelayan: 0 | Buruh: 1
Karyawan: 114 | Pedagang: 16 | Wiraswasta: 1
PNS: 30 | Belum Bekerja: 409

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 1,655 jiwa, terdiri dari 836 laki-laki dan 819 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 102.08. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (81.9%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.2% dan lansia sebesar 17.9%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 18.1% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (42.4%) yang menunjukkan perkembangan cukup baik. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (65.5%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.