Data Desa - pungkit

Data Desa Pungkit

Selamat Datang di Halaman DESA Pungkit - Kecamatan Lopok - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Pungkit

Profil Desa Pungkit

Nama Desa/Kel PUNGKIT
Kode Desa 5204260001
Kecamatan Lopok
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.6580430, 117.5247010
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 2,421
Website -
Ringkasan Kependudukan
Total
2,421
Laki-laki
1,152
Perempuan
1,269
Sex Ratio
90.78

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 1 | Produktif: 1,909 | Lansia: 511

Pendidikan:
Rendah: 574 | Menengah: 1,481 | Tinggi: 336

Pekerjaan:
Petani: 1,391 | Nelayan: 0 | Buruh: 0
Karyawan: 21 | Pedagang: 2 | Wiraswasta: 0
PNS: 26 | Belum Bekerja: 439

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 2,421 jiwa, terdiri dari 1,152 laki-laki dan 1,269 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 90.78. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (78.9%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.0% dan lansia sebesar 21.1%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 21.1% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (61.9%) yang menunjukkan perkembangan cukup baik. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (96.6%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.