Data Desa - sepukur

Data Desa Sepukur

Selamat Datang di Halaman DESA Sepukur - Kecamatan Lantung - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Sepukur

Profil Desa Sepukur

Nama Desa/Kel SEPUKUR
Kode Desa 5204290004
Kecamatan Lantung
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.7714859, 117.5167454
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 1,895
Website -
Ringkasan Kependudukan
Total
1,895
Laki-laki
950
Perempuan
945
Sex Ratio
100.53

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 1 | Produktif: 1,578 | Lansia: 316

Pendidikan:
Rendah: 487 | Menengah: 1,213 | Tinggi: 187

Pekerjaan:
Petani: 963 | Nelayan: 0 | Buruh: 0
Karyawan: 24 | Pedagang: 1 | Wiraswasta: 3
PNS: 10 | Belum Bekerja: 441

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 1,895 jiwa, terdiri dari 950 laki-laki dan 945 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 100.53. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (83.3%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.1% dan lansia sebesar 16.7%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 16.7% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (64.3%) yang menunjukkan perkembangan cukup baik. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (96.2%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.