Data Desa - tarusa

Data Desa Tarusa

Selamat Datang di Halaman DESA Tarusa - Kecamatan Buer - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Tarusa

Profil Desa Tarusa

Nama Desa/Kel TARUSA
Kode Desa 5204200006
Kecamatan Buer
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -8.4835180, 117.0401890
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 3,093
Website -
Ringkasan Kependudukan
Total
3,093
Laki-laki
1,505
Perempuan
1,588
Sex Ratio
94.77

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 2 | Produktif: 2,548 | Lansia: 543

Pendidikan:
Rendah: 893 | Menengah: 1,771 | Tinggi: 410

Pekerjaan:
Petani: 953 | Nelayan: 0 | Buruh: 0
Karyawan: 128 | Pedagang: 18 | Wiraswasta: 14
PNS: 18 | Belum Bekerja: 820

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 3,093 jiwa, terdiri dari 1,505 laki-laki dan 1,588 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 94.77. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (82.4%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.1% dan lansia sebesar 17.6%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 17.6% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan menengah (57.6%) yang menunjukkan perkembangan cukup baik. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (84.3%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.