Data Desa - tolo oi

Data Desa Tolo Oi

Selamat Datang di Halaman DESA Tolo Oi - Kecamatan Tarano - Kabupaten Sumbawa - Provinsi Nusa Tenggara Barat
Profil Pekerjaan Pendidikan Agama Status Kawin Umur Pemilih Berita Fasilitas Perangkat
Profil Desa Tolo Oi

Profil Desa Tolo Oi

Nama Desa/Kel TOLO OI
Kode Desa 5204250008
Kecamatan Tarano
Kabupaten Sumbawa
Koordinat -
Kode Pos -
Alamat Kantor -
Telepon -
Email -
Kepala Desa/Lurah -
Jumlah Penduduk 1,588
Website -
Ringkasan Kependudukan
Total
1,588
Laki-laki
842
Perempuan
746
Sex Ratio
112.87

Struktur Umur:
Balita: 0 | Anak: 0 | Produktif: 1,344 | Lansia: 244

Pendidikan:
Rendah: 783 | Menengah: 659 | Tinggi: 141

Pekerjaan:
Petani: 493 | Nelayan: 0 | Buruh: 0
Karyawan: 7 | Pedagang: 7 | Wiraswasta: 2
PNS: 13 | Belum Bekerja: 470

Ringkasan Profil:

Berdasarkan hasil pengolahan data kependudukan pada wilayah desa, jumlah penduduk tercatat sebanyak 1,588 jiwa, terdiri dari 842 laki-laki dan 746 perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 112.87. Komposisi penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif (84.6%), menunjukkan potensi tenaga kerja yang tinggi. Kelompok usia anak sebesar 0.0% dan lansia sebesar 15.4%. Tingkat ketergantungan penduduk berada pada 15.4% yang menggambarkan beban tanggungan penduduk produktif. Proporsi lansia cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian layanan kesehatan dan sosial. Dari sisi pendidikan, dominasi berada pada pendidikan rendah (49.5%) yang masih perlu peningkatan kualitas SDM. Dalam bidang pekerjaan, dominasi berada pada sektor berbasis sumber daya alam (94.4%) seperti pertanian dan perikanan. Struktur ekonomi menunjukkan karakter wilayah agraris yang didominasi aktivitas pertanian dan perkebunan sebagai sektor utama masyarakat. Sebagai desa, aktivitas masyarakat masih didominasi sektor berbasis sumber daya alam dengan pola sosial yang lebih komunal dan lokal. Secara umum, wilayah ini memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik dengan dominasi usia produktif. Diperlukan penguatan berkelanjutan pada sektor pendidikan, ekonomi, dan lapangan kerja agar pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.